By Wardimans

Jepang Kagum Dengan Serangan Internet Di Indonesia !!




Tim Pengawas Internet Jepang atau Japan Computer Emergency & Response Team/Coodination Center (Japan CERT) ternyata punya penilaian tersendiri terhadap serangan internet di Indonesia. Mereka mengaku dibuat takjub dengan pola serangan yang dilakukan.

Hal ini dikatakan Keisuke Kamata, Deputy Director JP-CERT dalam kunjungannya ke pusat monitoring trafik internet Indonesia (ID-SIRTII), Senin kemarin.

Menurut IGN Mantra, Analis Senior Keamanan Jaringan dan Pemantau Trafik Internet ID-SIRTII, Japan CERT adalah salah satu organisasi pemerintah yang mengawasi internet dengan 700 sensor lebih tersebar di seluruh penjuru di Negeri Sakura.

"Mereka memonitor trafik internet dengan jumlah serangan lebih dari 2 juta sehari, dan melakukan berbagai penelitian terhadap malware yang dikirim oleh para hacker dari seluruh penjuru dunia ke Jepang, dan memiliki pola serangan yang sangat berbeda dengan serangan internet di Indonesia," ujarnya kepada detikINET, Selasa (14/7/2009).

Sehingga wajar jika Kamata mengatakan, Indonesia ini sangat unik. Sebab, dengan hanya jumlah sensor 10 unit saja, jumlah serangan internet telah mencapai 1 juta sehari.

"Kebanyakan model serangan adalah SQL injection atau para hacker mencoba-coba untuk mengirim SQL injection yang akan mengganggu bila SQL injection berhasil di-inject ke dalam web sistem, yang berbeda dengan Jepang yang kebanyakan serangannya adalah malicious ware (malware) dan distributed denial of service (DDOS)," jelas Mantra.
( ash / faw ) You might also like

Inilah Cikal Bakal Efek 3D Modern Masa Kini


http://static.inilah.com/data/berita/foto/1772529.jpg

Hampir 40 tahun lalu pendiri Pixar membuat efek khusus 3D pertama dunia. Menariknya, efek yang masih terlihat menawan ini menjadi cikal bakal 3D modern.
Saat iniComputer-generated Imagery (CGI) bisa ditemui di hampir semua film modern dan video game guna memberi efek dan animasi spektakuler. Kini, sebuah video mengungkap kapan semua hal ini berawal.

You've got to hand it to them: The year may have been 1972, but this digital image by the Pixar founders still looked impressive
You've got to hand it to them: The year may have been 1972, but this digital image by the Pixar founders still looked impressive
Fingers of fun: The finished hand proved just how pioneering Ed Catmull and Fred Parke were
Fingers of fun: The finished hand proved just how pioneering Ed Catmull and Fred Parke were


Arsip film menunjukkan, contoh pertama penterjemahan digital buatan pendiri Pixar Ed Catmull dan Fred Parke di 1972. Efek ini menjadi efek terdepan di teknologi animasi 3D yang ‘menelurkan’ film Toy Story, The Incredibles dan Up yang memiliki detail menakjubkan.
CGI pertama Pixar hanyalah sebuah tangan sederhana, bahkan berkat realismenya, tangan ini dianggap menakjubkan hingga 40 tahun kemudian. Catmull dan Parke menyadari, teknologi ini akan menjadi tonggak semua efek khusus di film Hollywood dan video game.

Secrets revealed: The film shows how the computer built the image using polygon points placed on Ed Catmull's left hand
Secrets revealed: The film shows how the computer built the image using polygon points placed on Ed Catmull's left hand

Star Wars, Superman dan Tron merupakan contoh film pertama yang menggunakan teknik yang mereka ciptakan. Pixar butuh 33 tahun untuk bisa membuat film animasi pertamanya, Toy Story.
Bersamaan kemajuan CGI seperti ditulis Dailymail, pada 1993 muncul Jurrasic Park yang menjadi film dengan realisme luar biasa. [mor]

Buzz Lightyears ahead: Pixar's digital rendering techniques had much improved by 2000, when it released the critically acclaimed Toy Story
Buzz Lightyears ahead: Pixar's digital rendering techniques had much improved by 2000, when it released the critically acclaimed Toy Story




sumber :http://teknologi.inilah.com/read/detail/1772529/inilah-cikal-bakal-efek-3d-modern-masa-kini

Analisa Asal-Usul Kehidupan di Bumi


Kehidupan di Bumi kemungkinan memiliki asal-usul dari angkasa luar, menurut penelitian NASA, seperti dilansir Daily Mail (8/8).

Para ilmuwan telah menganalisa sejumlah meteorit yang terbentuk miliaran tahun lalu sebelum jatuh ke Bumi.

Beberapa bongkahan meteorit yang telah ditemukan mengandung bahan kimia mirip dengan salah satu komponen kunci DNA, blok-blok kehidupan.

Beberapa pengujian menunjukkan bahwa kandungan bahan kimia ini tidak dapat dijelaskan dengan tuntas oleh kontaminasi Bumi, yang menunjukkan asal-usul DNA dari angkasa luar.

Temuan ini bermula dari sejumlah ilmuwan AS (peneliti NASA), yang menganalisa kandungan kimia 12 meteorit.

Menulis dalam jurnal Proceeding of National Academy of Science, para peneliti mengatakan bahwa mereka telah menemukan adanya ‘keterlibatan berjangkauan luas’.

Dr. Michael Callahan, penulis dari NASA Goddard Space Flight Center di Maryland, mengatakan, “Bersamaan dengan hantaman meteorit dan komet pada Bumi masa lampau, nampak bahwa peristiwa tersebut telah menyisakan sejumlah materi yang sangat penting.”

Penelitian sebelumnya menemukan bahwa meteorit memberi andil dua dari tiga bahan dasar bagi kehidupan.

Kandungan tersebut meliputi asam amino, kandungan penting yang membentuk rangkaian protein dan bahan kimia yang dibutuhkan sel untuk memungkinkan terciptanya selaput membran. Bahan-bahan kimia ini dalam DNA adalah sepertiga. [erabaru.net]

Duluan mana, Telur atau Anak Ayam?


Ini penjelasan ilmiah yang menunjukkan jawaban atas teka-teki ini. Tentu saja, dari sudut pandang biologi.

Ini pertanyaan yang dianggap sebagian besar orang mustahil dijawab. Jika ayam duluan, lalu dari mana ia menetas? Jika telur duluan, dari hewan apa ia keluar? Kesulitan kita menemukan jawaban ini karena kita tidak menerima adanya evolusi. Bagi ahli biologi, jawaban teka-teki ini sudah sangat jelas dan sudah satu setengah abad terjawab.

Ayam pertama haruslah berbeda dari orang tuanya. Perbedaan ini muncul karena perubahan genetik yang menyebabkan burung ini mendapat status sebagai ayam sejati yang pertama. Karenanya sang ayam saat janin, saat ia hidup di dalam telur harusnya memiliki DNA yang sama dengan ayam pertama ini. Dan berarti sejak dalam telur, ia sudah disebut ayam. Induknya adalah hewan yang sangat mirip dengan ayam. Sedikit mutasi mengubah sang anak sehingga walaupun sang ibu tidak bisa disebut ayam, sang anak sudah boleh di sebut ayam. Dan karena ini, maka telur adalah yang pertama. [faktailmiah.com]

Tapi masalahnya juga dapat bertambah rumit. Bila kita memandang ayam sebagai anggota dari subspesies Gallus gallus domesticus (subspesies ayam hutan yang ber evolusi di Asia Tenggara dan sudah diternakkan selama paling tidak 10 ribu tahun), kita dapat bertanya kapan anggota spesies ini muncul pertama kali (dan apakah ia dalam bentuk ayam atau bentuk telur). Namun spesiasi bukanlah proses yang terjadi seketika, sim salabim, kun fayakun, atau terjadi secara individual. Perlu bergenerasi generasi perubahan bertahap untuk sekelompok hewan sehingga berhenti saling kawin dengan kelompok lainnya. Hanya di saat itulah kita dapat mengatakan kalau spesiasi telah terjadi. Dilihat seperti ini, tidak masuk akal mengatakan kalau ayam duluan atau telur duluan. Yang ada hanyalah kelompok ayam pertama – sebagian, bentuknya masih dalam telur.

Kalau kita melepaskan persyaratan spesies, maka perbandingan antara telur dan ayam menjadi sangat besar. Invertebrata seperti spons memiliki telur primitif, yang berarti telur sudah ada sebelum ledakan keanekaragaman hayati Kambria, 530 juta tahun lalu. Ikan dan amfibi memiliki telur gelatin; leluhur reptil dan burung memiliki telur pertama yang bercangkang 340 juta tahun lalu, dan inovasi yang memungkinkan telur mereka bertahan hidup dan mengeluarkan anak di daratan kering, memungkinkan kemunculan vertebrata darat jauh sebelum ayam pertama berkokok.

Jadi dalam biologi, dua berpendapat kalau telur duluan, satu berpendapat kalau pertanyaan ini tidak bermakna, dan tidak ada yang setuju kalau ayam duluan. Bagi anda yang memilih ayam pertama, silakan ajukan argumen anda, tentunya secara ilmiah.

Cara Ilmuan Menentukan Usia Fosil


Fosil itu berusia ribuan tahun katanya. Para ilmuwan menentukan usia sebuah fosil tentunya tidak seenak udelnya. Perlu penelitian ilmiah dan pengkajian yang mendalam. Berikut share artikel dari Faktailmiah.com tentang bagaimana para ilmuwan dalam menentukan usia benda-benda purbakala tersebut

Tanpa waktu yang tepat, para peneliti tidak dapat merekonstruksi kronologi yang handal mengenai kapan dan bagaimana manusia berevolusi. Teknik penentuan waktu modern memungkinkan ilmuan untuk mengatakan, dengan hanya celah kesalahan 20 ribu tahun, kalau Lucy hidup 3,18 juta tahun lalu. 

Bahkan bila 20 ribu tahun terasa besar, ia bukanlah besar bila dibandingkan dengan ukuran jutaan tahun. Sungguh, dalam waktu geologis, waktu ini sangat teliti. Sedikit saja dari metode ini menentukan waktu dari fosil itu sendiri; sebagian besar menentukan waktu lapisan batuan sekitarnya di atas dan dibawah fosil. Para peneliti menggabungkan dua metodologi untuk menentukan usia lapisan-lapisan ini: pewaktuan relatif dan pewaktuan mutlak.

Pewaktuan relatif menyusun barisan lokasi, peristiwa, atau artefak dalam urutan kronologis dari yang tertua ke yang termuda, tanpa memberikan waktu. Aturan yang berguna adalah Hukum Superposisi, yang menyatakan kalau benda yang ditemukan di lapisan bawah pasti lebih tua dari yang ditemukan di lapisan atas. Aturan ini berlaku sejauh lapisan-lapisan tidak bergeser, faktor yang dapat ditentukan lewat paleomagnetisme. Biostratigrafi adalah teknik pewaktuan relatif yang menggunakan barisan perubahan evolusi pada hewan seperti pengerat untuk menentukan waktu. 

Pengerat adalah alat ukur yang berguna karena mereka memiliki rentang generasi singkat dan menampilkan perubahan evolusi lebih cepat daripada hewan lain. Karena ada lebih banyak bentuk pengerat, waktu dapat ditentukan dengan lebih teliti.


Pewaktuan mutlak memberikan usia pada sebuah spesimen, biasanya dengan rentang kesalahan tertentu. Salah satu teknik yang paling umum adalah pewaktuan radioaktif. Teknik ini menggunakan laju peluruhan isotop radioaktif untuk menentukan seberapa lama di masa lalu benda tersebut terbentuk. Isotop radioaktif meluruh seiring waktu dengan kecepatan relatif konstan, yang disebut waktu paruh (half life). Half-life mengukur seberapa lama waktu diperlukan separuh isotop radioaktif untuk meluruh menjadi bentuk s tabil. Tiap peluruhan isotop radioaktif meluruh dengan laju berbeda. Sebagai contoh, peluruhan isotop karbon 14 memiliki laju lebih cepat daripada potasium 40, namun semua peluruhan karbon 14 kecepatannya sama.

Pewaktuan potassium argon menggunakan isotop radioaktif potasium 40. Potasium alaminya meluruh menjadi gas argon. Kedua unsur ini (bersama yang lainnya) terkandung dalam batuan gunung berapi. Ketika batuan tersebut meleleh, ia melepaskan gas seperti argon ke atmosfer. Saat ia mendingin dan mengeras, batuan vulkanis menjebak gas-gas kedalam kristal-kristal kecil. Potasium 40 terus meluruh menjadi gas argon, namun gasnya tidak dapat lari dari batuan. Ahli geologi dapat melelehkan batu tersebut dan mengukur gas argon yang terlepas, yang akan menentukan seberapa lama waktu telah berlalu semenjak batu tersebut meleleh.

Cara kerja pewaktuan radioaktif

Waktu paruh potasium 40 adalah 1,3 miliar tahun. Karena perlu setidaknya 200 ribu tahun agar ada cukup gas argon untuk menumpuk dan memungkinkan pengukuran yang akuraat, teknik potasium-argon digunakan untuk menentukan waktu benda yang lebih tua. Pewaktuan radiokarbonmenggunakan karbon 14, yang memiliki waktu paruh hanya 5730 tahun; ia hanya mampu menentukan usia benda yang paling tua berusia 50 ribu tahun. Teknik pewaktuan mutlak lainnya mencakup termoluminesens dan resonansi spin elektron.

Baik teknik relatif maupun mutlak harus digunakan untuk menentukan usia fosil. Menggunakan metode potasium-argon, para peneliti menentukan lapisan yang diatas spesimen Lucy berusia 2,95 juta tahun dan dibawahnya berusia 3,18 juta tahun. Pewaktuan relatif menunjukkan kalau Lucy berada di antara kedua waktu tersebut, dan lebih dekat ke 3,18 juta tahun.

Tips Internetan gratis di Warnet


http://2.bp.blogspot.com/_MfnMNvSkjkY/SFx_nKNn_II/AAAAAAAAABg/Bpa1aMayc4g/s400/warnet-lidah.jpg



mulaiiii

1-3..

1. Siapkan muka tembok dan jalan-jalanlah ke warnet (Kenapa harus muka tembok kok bukan genteng? ya, biar kalo ketahuan pasang aja muka tembok and pura-pura gak tahu) hehehe

2. Login di salah satu komputer (jangan dua ntar kemahalan). Kalau ada pertanyaan kok harus login? Bayar Dong? Ya iyalah gan masa pengennya syang gratisan muluk (modal napa) kalau ada warnet yang 5 menit pertama gratis tips ini bisa-bisa gratis

3. Buka text editor atau microsoft Word trus ketik apa aja di text editor tersebut (terserah gan mau ngarang apa aja gak masalah) TAPI INGAT JANGAN DISIMPAN DAN JANGAN DITUTUP



4-6..

4. Langkah selanjutnya silahkan Logout / Keluar dari sistem billing yang sedang berjalan (INGAT LAGI TANPA MENUTUP TEXT EDITOR YANG TADI)

5. Setelah layar tertutup oleh Billing, Jangan binggung dulu. Langsung tekan tombol POWER Pada pc yang anda pakai

6. Setelah tombol Power ditekan maka billing akan otomatis tertutup dan Windows akan memaksa menutup semua program TERMASUK TEXT EDITOR YANG TADI KITA BUKA



7-9..

7. Setelah muncul konfirmasi Apakah File Text edit yang kita buka tadi mau disimpan? Klik aja Cancel

8. Hehehe Sekarang anda bisa ber internetan, Chatting, Browsing, Facebooking, Pidging dan lain-lain Terserah anda

9. Hati-hati Operator warnet curiga karena billing gak jalan .... hehehehehe



and....

Selamat mencoba Semoga Sukses


Nah, Kalau Ketahuan yang jaga Bilang Aja. Gak tahu mbak/mas Kenapa kok gini dari tadi, Trus pasang tuh muka temboknya (alias tampang culunnya).


hmm ,saran ane

Kalau anda ketahuan,
JANGAN KEMBALI LAGI KE WARNET ITU

sumber : http://arekprambon.blogspot.com/2011/06/ngakak-tips-nge-net-gratisan-cekidotttt.html

FENOMENA MATA MANUSIA KADANG TAK MELIHAT BENDA SEBESAR GORILLA DI DEPANNYA.


Banyak orang yang mengaku melihat penampakan atau objek tertentu tapi karena tidak ada orang lain yang melihat atau menjadi saksi hal itu dianggap bohong. Seorang peneliti mencoba untuk menguji penglihatan manusia.

Psikolog asal Harvard Daniel Simons dan asistennya Christopher Chabris pada akhir tahun 1990-an pernah melakukan percobaan bagaimana otak memproses informasi visual. Hal ini untuk menjawab kenapa manusia kadang luput melihat objek yang jelas atau besar.

Dalam melakukan pengujiannya, Simon meminta partisipan untuk menonton video olahraga basket. Partisipan diminta menghitung berapa kali para pemain membawa dan mengoper bola. Seluruh pemaian basket dalam video itu memakai kaos seragam putih.

Di tengah-tengah video muncul seorang wanita yang memakai pakaian gorila yang menutupi seluruh tubuhnya. Si gorila masuk ke tengah lapangan lalu memukul-mukul dadanya dan kemudian pergi.

Hasilnya mengejutkan, sekitar setengah dari partisipan yang menonton video itu tidak melihat 'gorila' perempuan itu. Partisipan yang tidak melihat ada gorila di video tersebut protes dan mengatakan video tersebut telah dimanipulasi. Partisipan yang tidak melihat gorila tidak percaya bagaimana bisa kehilangan sesuatu yang begitu jelas.

Dari sinilah Simon menarik kesimpulaan bahwa penglihatan manusia kadang tersandung ketika orang berkonsentrasi pada hal ini. Simon menamakan gejala ini sebagai kebutaan akibat kurang perhatian atau 'inattentional blindness', yakni kegagalan melihat sesuatu yang begitu mencolok ketika otak sedang memusatkan perhatian pada sesuatu yang lain.

Simon juga sempat mengulangi percobaannya lagi tanpa didampingi Chabris untuk membuktikan bahwa kadang persepsi manusia terhadap sebuah penglihatan bisa tidak melihat hal-hal yang besar ketika sedang fokus.

Simons yang sekarang menjadi profesor psikologi di University of Illinois, AS menyimpulkan ketika ada sesuatu yang tidak terduga terjadi, orang mungkin tidak menyadarinya.

Di awal 2010 ini, Simon dan Chabris menerbitkan buku berjudul 'The Invisible Gorilla: And Other Ways Our Intuitions Deceive Us' yang menunjukkan bagaimana penglihatan manusia itu kadang terdistorsi dengan realitas yang ada.

Seperti ditulis Time yang dikutip Rabu (14/7/2010) buku ini juga bisa menjawab diskusi penganut agama yang mengaku ada yang melihat objek Bunda Maria, apakah itu benar atau salah atau hanya sekedar persepsi.

Atau bagaimana bisa mantan presiden AS George Bush mengaku menonton di TV ada pesawat pertama yang terlihat saat menabrak gedung WTC 11 September 2010. Padahal yang ditonton orang hanya pesawat kedua yang terekam kamera TV.

Mungkinkah Bush salah, sekedar ilusi atau pernyataanya untuk kepentingan politik? Yang jelas menurut Simon, mata manusia kadang luput melihat objek yang jelas. [detik health]

Menakjubkan, Jejak Bintang Tertangkap di Langit


http://static.inilah.com/data/berita/foto/1772548.jpg


Saat pertama melihat, putaran pada gambar menakjubkan ini mungkin tampak seperti efek grafik komputer atau hasil trik kamera. Namun gambar ini asli buatan manual.
Hasil jepretan fotografer Lincoln Harrison ini merupakan gambar yang diperoleh setelah terjaga selama berjam-jam di malam hari. Gambar menakjubkan jejak bintang di langit malam Australia ini diambil selama 15 jam.
“Malam itu sangat melelahkan, karena saya harus terjaga selama 15 jam di kondisi yang sangat dingin, dari matahari tenggelam hingga terbit,” ujar pria berusia 36 itu seperti dikutip Dailymail. Lokasi pengambilan gambar terletak dekat Bendigo di Danau Eppalock.
Gambar ini diabadikan menggunakan lensa bereskposur panjang dan pola putaran yang muncul tercipta berkat rotasi Bumi. Lincoln mengambil gambar ini menggunakan kamera Nikon D3100 yang ia beli pada Oktober 2010. [mor]

Shooting stars: Photographer Lincoln Harrison spent up to 15 hours taking these long exposure pictures over Lake Eppalock near Bendigo in Victoria, Australia
Shooting stars: Photographer Lincoln Harrison spent up to 15 hours taking these long exposure pictures over Lake Eppalock near Bendigo in Victoria, Australia

Ghostly: A gnarled old tree comes alive with the swirl of stars
Ghostly: A gnarled old tree comes alive with the swirl of stars
Stunning pattern: Lincoln created these remarkable pictures of stars moving across the night sky
Stunning pattern: Lincoln created these remarkable pictures of stars moving across the night sky

Light over the lake: Sun starts to rise over Lake Eppalock in Australia
Light over the lake: Sun starts to rise over Lake Eppalock in Australia
Reflection: Light from stars darts off the calm waters
Reflection: Light from stars darts off the calm waters
Mirror image: Colour spills over a rock as sun sets across the lake
Mirror image: Colour spills over a rock as sun sets across the lake

Foto - Foto Keren Yang Tercipta Dengan Cahaya Dari Iphone


Ternyata Ada Orang yang lahir Tanpa Sidik Jari

Setiap manusia memiliki sidik jari khas sehingga digunakan sebagai alat identifikasi. Penelitian terbaru menunjukkan terdapat manusia yang terlahir tanpa tanda unik ini.

Pada tahun 2007, seorang wanita berkewarganegaraan Swis di penghujung usia 20-an berupaya melintas batas Amerika Serikat. Petugas imigrasi tak bisa mengkonfirmasi identitas wanita tersebut. Foto paspor dinyatakan cocok dengan wajahnya namun ketika jari wanita tersebut ditempelkan ke mesin pemindai, sidik jari tak ditemukan.

Tanpa sidik jari
Wanita tersebut mengalami kelainan fisik langka yang disebut adermatoglyphia. Ahli dermatologi dari Tel Aviv Sourasky Medical Center di Israel menyebut penyakit ini sebagai "kelainan kasip imigrasi" karena penderita akan kesulitan masuk negara asing.

Tercatat sembilan anggota keluarga wanita Swiss tersebut juga tak memiliki sidik jari. Sprecher bersama rekan-rekannya mencurigai kelainan disebabkan masalah genetis. Mereka mengumpulkan data DNA anggota keluarga dan membandingkannya dengan data DNA keluarga normal. Perbandingan ini kemudian diurutkan untuk dicari genom penyebab kelainan.

"Awalnya kami tak menemukan keganjilan saat membandingkan DNA ini," ujar Sprecher.

Namun seorang mahasiswa bernama Janna Nousbeck melihat urutan singkat yang tumpang tindih dengan gen bernama SMARCAD1. Dari sinilah mutasi penyebab hilangnya sidik jari diperkirakan berasal.

"Mutasi sendiri tak terjadi pada daerah gen yang mengkodekan protein SMARCAD1 melainkan dekat dengan lokasi sambungan yang mengkodekan SMARCAD1 dengan sempurna," ujar Sprecher.

Penelitian Sprecher berikutnya adalah mencari tahu fungsi gen SMARCAD1 terhadap pembentukan pola sidik jari. Namun ia memiliki dugaan kuat bahwa gen ini membantu pelipatan sel saat perkembangan janin
[tempointeraktif; Gambar : kompas]

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Wardiman's Blog

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More