By Wardimans
Tampilkan postingan dengan label Misteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Misteri. Tampilkan semua postingan

FENOMENA MATA MANUSIA KADANG TAK MELIHAT BENDA SEBESAR GORILLA DI DEPANNYA.


Banyak orang yang mengaku melihat penampakan atau objek tertentu tapi karena tidak ada orang lain yang melihat atau menjadi saksi hal itu dianggap bohong. Seorang peneliti mencoba untuk menguji penglihatan manusia.

Psikolog asal Harvard Daniel Simons dan asistennya Christopher Chabris pada akhir tahun 1990-an pernah melakukan percobaan bagaimana otak memproses informasi visual. Hal ini untuk menjawab kenapa manusia kadang luput melihat objek yang jelas atau besar.

Dalam melakukan pengujiannya, Simon meminta partisipan untuk menonton video olahraga basket. Partisipan diminta menghitung berapa kali para pemain membawa dan mengoper bola. Seluruh pemaian basket dalam video itu memakai kaos seragam putih.

Di tengah-tengah video muncul seorang wanita yang memakai pakaian gorila yang menutupi seluruh tubuhnya. Si gorila masuk ke tengah lapangan lalu memukul-mukul dadanya dan kemudian pergi.

Hasilnya mengejutkan, sekitar setengah dari partisipan yang menonton video itu tidak melihat 'gorila' perempuan itu. Partisipan yang tidak melihat ada gorila di video tersebut protes dan mengatakan video tersebut telah dimanipulasi. Partisipan yang tidak melihat gorila tidak percaya bagaimana bisa kehilangan sesuatu yang begitu jelas.

Dari sinilah Simon menarik kesimpulaan bahwa penglihatan manusia kadang tersandung ketika orang berkonsentrasi pada hal ini. Simon menamakan gejala ini sebagai kebutaan akibat kurang perhatian atau 'inattentional blindness', yakni kegagalan melihat sesuatu yang begitu mencolok ketika otak sedang memusatkan perhatian pada sesuatu yang lain.

Simon juga sempat mengulangi percobaannya lagi tanpa didampingi Chabris untuk membuktikan bahwa kadang persepsi manusia terhadap sebuah penglihatan bisa tidak melihat hal-hal yang besar ketika sedang fokus.

Simons yang sekarang menjadi profesor psikologi di University of Illinois, AS menyimpulkan ketika ada sesuatu yang tidak terduga terjadi, orang mungkin tidak menyadarinya.

Di awal 2010 ini, Simon dan Chabris menerbitkan buku berjudul 'The Invisible Gorilla: And Other Ways Our Intuitions Deceive Us' yang menunjukkan bagaimana penglihatan manusia itu kadang terdistorsi dengan realitas yang ada.

Seperti ditulis Time yang dikutip Rabu (14/7/2010) buku ini juga bisa menjawab diskusi penganut agama yang mengaku ada yang melihat objek Bunda Maria, apakah itu benar atau salah atau hanya sekedar persepsi.

Atau bagaimana bisa mantan presiden AS George Bush mengaku menonton di TV ada pesawat pertama yang terlihat saat menabrak gedung WTC 11 September 2010. Padahal yang ditonton orang hanya pesawat kedua yang terekam kamera TV.

Mungkinkah Bush salah, sekedar ilusi atau pernyataanya untuk kepentingan politik? Yang jelas menurut Simon, mata manusia kadang luput melihat objek yang jelas. [detik health]

Menakjubkan, Jejak Bintang Tertangkap di Langit


http://static.inilah.com/data/berita/foto/1772548.jpg


Saat pertama melihat, putaran pada gambar menakjubkan ini mungkin tampak seperti efek grafik komputer atau hasil trik kamera. Namun gambar ini asli buatan manual.
Hasil jepretan fotografer Lincoln Harrison ini merupakan gambar yang diperoleh setelah terjaga selama berjam-jam di malam hari. Gambar menakjubkan jejak bintang di langit malam Australia ini diambil selama 15 jam.
“Malam itu sangat melelahkan, karena saya harus terjaga selama 15 jam di kondisi yang sangat dingin, dari matahari tenggelam hingga terbit,” ujar pria berusia 36 itu seperti dikutip Dailymail. Lokasi pengambilan gambar terletak dekat Bendigo di Danau Eppalock.
Gambar ini diabadikan menggunakan lensa bereskposur panjang dan pola putaran yang muncul tercipta berkat rotasi Bumi. Lincoln mengambil gambar ini menggunakan kamera Nikon D3100 yang ia beli pada Oktober 2010. [mor]

Shooting stars: Photographer Lincoln Harrison spent up to 15 hours taking these long exposure pictures over Lake Eppalock near Bendigo in Victoria, Australia
Shooting stars: Photographer Lincoln Harrison spent up to 15 hours taking these long exposure pictures over Lake Eppalock near Bendigo in Victoria, Australia

Ghostly: A gnarled old tree comes alive with the swirl of stars
Ghostly: A gnarled old tree comes alive with the swirl of stars
Stunning pattern: Lincoln created these remarkable pictures of stars moving across the night sky
Stunning pattern: Lincoln created these remarkable pictures of stars moving across the night sky

Light over the lake: Sun starts to rise over Lake Eppalock in Australia
Light over the lake: Sun starts to rise over Lake Eppalock in Australia
Reflection: Light from stars darts off the calm waters
Reflection: Light from stars darts off the calm waters
Mirror image: Colour spills over a rock as sun sets across the lake
Mirror image: Colour spills over a rock as sun sets across the lake

Ternyata Ada Orang yang lahir Tanpa Sidik Jari

Setiap manusia memiliki sidik jari khas sehingga digunakan sebagai alat identifikasi. Penelitian terbaru menunjukkan terdapat manusia yang terlahir tanpa tanda unik ini.

Pada tahun 2007, seorang wanita berkewarganegaraan Swis di penghujung usia 20-an berupaya melintas batas Amerika Serikat. Petugas imigrasi tak bisa mengkonfirmasi identitas wanita tersebut. Foto paspor dinyatakan cocok dengan wajahnya namun ketika jari wanita tersebut ditempelkan ke mesin pemindai, sidik jari tak ditemukan.

Tanpa sidik jari
Wanita tersebut mengalami kelainan fisik langka yang disebut adermatoglyphia. Ahli dermatologi dari Tel Aviv Sourasky Medical Center di Israel menyebut penyakit ini sebagai "kelainan kasip imigrasi" karena penderita akan kesulitan masuk negara asing.

Tercatat sembilan anggota keluarga wanita Swiss tersebut juga tak memiliki sidik jari. Sprecher bersama rekan-rekannya mencurigai kelainan disebabkan masalah genetis. Mereka mengumpulkan data DNA anggota keluarga dan membandingkannya dengan data DNA keluarga normal. Perbandingan ini kemudian diurutkan untuk dicari genom penyebab kelainan.

"Awalnya kami tak menemukan keganjilan saat membandingkan DNA ini," ujar Sprecher.

Namun seorang mahasiswa bernama Janna Nousbeck melihat urutan singkat yang tumpang tindih dengan gen bernama SMARCAD1. Dari sinilah mutasi penyebab hilangnya sidik jari diperkirakan berasal.

"Mutasi sendiri tak terjadi pada daerah gen yang mengkodekan protein SMARCAD1 melainkan dekat dengan lokasi sambungan yang mengkodekan SMARCAD1 dengan sempurna," ujar Sprecher.

Penelitian Sprecher berikutnya adalah mencari tahu fungsi gen SMARCAD1 terhadap pembentukan pola sidik jari. Namun ia memiliki dugaan kuat bahwa gen ini membantu pelipatan sel saat perkembangan janin
[tempointeraktif; Gambar : kompas]

Telur-telur "misterius" di kutub utara!



Pekan lalu, sebuah material misterius berwarna oranye muncul di kutub utara Bumi. Para ilmuwan belum dapat memberikan jawaban yang pasti untuk menjelaskan material tersebut. Namun apabila dilihat dari segi fisik, material tersebut menyerupai telur-telur serupa dengan telur ikan, yang membedakan adalah material tersebut berbau gas.

Material tersebut tersapu gelombang di sepanjang pesisir Arktika di Kivalina, Alaska dan membanjiri Desa Inupiat, Eskimo. Di sana, matahari mengeringkan material dan angin menyebarkannya bagai debu. Ketika ditemukan beberapa kilometer di kawasan air tawar Sungai Wulik, material oranye itu berubah menjadi liat dan lengket serta mengeluarkan bau seperti gas.

Anehnya, saat diambil dari laut, substansi itu tidak memiliki bau dan ‘sangat lembut. "Bentuknya seperti minyak bayi," kata Janet Mitchell, seorang pejabat kota Kivalina.

Setelah gelombang tinggi menyapu material oranye itu pergi, masyarakat setempat baru menyadari bahwa material mungkin pula beracun. Pasalnya, sejumlah ikan kecil mati setelah material itu hadir di pantai. Akan tetapi, ilmuwan belum dapat memastikan hal tersebut.

Sampel material dikirimkan ke Auke Bay Laboratories milik NOAA Alaska Fisheries Science Center di Juneau untuk diidentifikasi. Di bawah mikroskop, tampak struktur seluler yang berbentuk seperti manik-manik, memberi petunjuk bahwa material jingga itu merupakan serangkaian telur-telur ikan.

Akan tetapi, ahli biologi kelautan tidak menganggap ikan-ikan kecil yang mati merupakan induk telur-telur tersebut. "Kami telah menentukan bahwa ini merupakan telur hewan invertebrata kecil meski kami tidak bisa menyebutkan spesiesnya secara pasti," kata Jeep Rice, seorang ketua ilmuwan NOAA di laboratorium Juneau.

"Saat ini kami perkirakan bahwa material jingga merupakan telur atau embrio sejenis binatang air kecil berkulit keras. Tetesan molekul yang larut dalam lemak di bagian tengah yang menyebabkan munculnya warna oranye," ucapnya.

Kivalina Village dan lab NOAA di Juneau kini menunggu kabar dari laboratorium lain di South Carolina yang memiliki spesialisasi di pertumbuhan fitoplankton untuk mempelajari identitas induk dari telur-telur yang menginvasi itu. "Kami sangat tidak sabar untuk mengetahuinya," kata Julie Speegle, juru bicara lab Juneau.

kompas.com

Tahukah Kamu Mengapa Jarum Jam Bergerak ke Kanan


Pada jaman dulu jam adalah benda mewah yang hanya bisa dimiliki oleh orang-orang “beruang”, bentuknya pun masih berukuran besar. Tapi kini jam telah menjadi perlengkapan yang wajib dimiliki, ukurannya juga sudah banyak berevolusi. Pernahkah terpikirkan oleh Anda, mengapa jarum jam bergerak ke kanan? Sekilas hal kecil seperti ini memang nampak sepele, namun ada sejarah mengapa jarum jam bergerak ke kanan.
Dahulu sebelum jam ditemukan beberapa suku dan bangsa kuno sudah mengenal sistem waktu dengan cara pengukuran yang berbeda. Bangsa mesir merupakan salah satu bangsa yang pada waktu itu sudah bisa mengamati waktu dengan memanfaatkan pergerakan matahari . Mereka mendirikan sebuah tugu yang disebut obeliks, ketika matahari bergerak maka bayangan dari tugu tersebut juga akan bergerak, dari sanalah mereka mengukur waktu. Karena matahari terbit dari timur dan Mesir berada di belahan dunia bagian utara maka ketika matahari bergerak bayangan dari tugu obeliks pun bergerak ke kanan.
Itulah alasan kuat mengapa akhirnya jarum jam dibuat bergerak ke kanan, seandainya Mesir berada di belahan dunia bagian selatan mungkin kita akan melihat jarum jam bergerak ke kiri.

Fenomena Fenomena Alam yang Jarang di Temui


1. Moonbows / Pelangi Bulan



Pelangi terjadi karena matahari bersinar pada tetesan-tetesan air embun, biasanya terjadi pada atmosfir setelah hujan. Moonbow lebih jarang terjadi, hanya dapat dilihat pada malam hari ketika bulan ada pada titik rendah pada saat bulan purnama sampai hampir purnama. Satu tempat popular untuk melihat Moonbow adalah di air terjun Cumberland di kentucky AS.


2. Mirages / Fatamorgana









Fatamorgana muncul ketika cahaya terbias dan menghasilkan gambar dari suatu object atau langit padahal sebenarnya tidak ada. Fenomena ini biasanya terjadi di permukaan panas, seperti jalan aspal atau gurun pasir.


3. Belt of Venus





The Venus Belt / Sabuk Venus adalah fenomena yang muncul pada saat senja yang berdebu ketika sekumpulan langit kemerahan dan kecoklatan muncul diantara langit dan cakrawala.


4. Noctilucent Cloud / Awan Noctilucent





Awan Noctilucent adalah awan yang sangat tinggi secara atmosfir yang membiaskan cahaya pada senja ketika matahari telah tenggelam, mengiluminasi/menyinari langit dengan sumber cahaya yang tak tampak.


5. Aurora Borealis





Pada belahan dunia selatan juga dikenal dengan nama Aurora Australis, Aurora Borealis adalah partikel bermuatan listrik dari matahari yang telah mencapai bagian teratas atmosfir bumi dan menjadi sangat aktif. Aurora biasanya sering terlihat di daerah dekat kutub dan pada waktu dimana siang dan malam sama panjang.


6. Mammatus Clouds / Awan Mammatus





Bentuk awan yang aneh ini sering diasosiasikan dengan badai, dan tidak dapat dimengerti sepenuhnya bagaimana awan ini terbentuk.


7. Fire Whirls / Pusaran Api





Fire whirls / pusaran api adalah tornado yang berputar terlalu dekat dengan kebakaran hutan atau pusaran yang terbentuk karena terdapat terlalu banyak panas di area tersebut.


8. Pyrocumulus Clouds / Awan Pyrocumulus








Awan Pyrocumulus adalah fenomena lainnya yang berhubungan dengan panas yang terbentuk karena panas yang meluas dan intens dari suatu daerah yang membentuk awan comulus. Gunung berapi, kebakaran hutan, dan ledakan nuklir (dalam bentuk mushrom clouds) adalah penyebab utama terjadinya pyrocumulus clouds.


9. Sun Pillars / Pilar Matahari








Sun pillars / pilar matahari timbul ketika matahari yang tenggelam memantulkan tinggi awan es pada lapisan yang berbeda. Hal ini menghasilkan pilar cahaya yang tinggi menjulang hingga ke langit. sangat mungkin juga untuk menyaksikan moon pilar atau pilar bulan.


10. Virga








Virga adalah fenomena yang terjadi saat kristal es di awan jatuh, namun menguap sebelum menyentuh tanah. Virga muncul seperti ekor / jejak dari awan yang menggapai permukaan tanah, kadangkala membentuk awan seperti ubur-ubur.


11.Katabatic Winds / Awan Katabatic








Ini adalah angin yang membawa udara padat dari tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah karena gravitasi. Katabatic winds dikenal secara lokal sebagai santa ana (california selatan), mistral (mediterania), Bora (laut adriatic) Oroshi (jepang), Pitaraq(greenland), dan wailliwaw (tierra del fuego). Williwaw dan angin yang bergerak di atas antartika biasanya berbahaya, bertiup dengan kecepatan 100 knot.


12. Fire Rainbow / Pelangi Api





Fire rainbow adalah fenomena yang sangat jarang yang muncul hanya pada saat matahari sedang tinggi yang membuat sinarnya melewati awan cirrus yang tinggi yang berisi kristal-kristal es.


13. Green Ray








Juga dikenal dengan nama Green Flash. Fenomena ini muncul sangat singkat sebelum matahari benar-benar tenggelam dan setelah matahari terbit. Fenomena ini muncul sebagai kilatan / cahaya hijau diatas matahari yang berlangsung sangat cepat, biasanya hanya beberapa saat. Hal ini muncul karena pembiasan cahaya di atmosfir.


14. Ball Linghning / Bola Petir
Ini adalah fenomena yang sangat langka yang melibatkan petir / kilat berbentuk bola yang bergerak lebih lambat dari kilat normal. Telah dilaporkan besar dari bola petir ini sebesar 8 kaki dan dapat menyebabkan kerusakan parah. Ada laporan bahwa ball lightning menghancurkan keseluruhan bangunan.

Fenomena Midnight Sun, Matahari di Tengah Malam


Matahari tengah malam atau midnight sun adalah fenomena alam yang terjadi pada bulan-bulan musim panas (summer) di lintang utara dekat Lingkaran Arktik (kutub utara) dimana matahari masih terlihat di tengah malam pada waktu lokal apabila cuaca cerah.
Pada bulan Mei banyak sekali turis Asia, Eropa Tengah akan berkunjung ke ujung utara bumi itu untuk menyaksikan fenomena alam tersebut. Salah satu kota tujuan untuk wisata ‘Midnight Sun’ itu adalah Tromso, Bodo, Hammerfest dan Nordkapp.
Tromso adalah kota besar terakhir sebelum memasuki kawasan lingkaran kutub utara. Kota ini terletak 69°40′ Lintang Utara, dan hanya berjarak 350 km dari situ. Pada setiap bulan Mei, matahari akan tenggelam dan langsung terbit di cakrwala kota Tromso. Nah turis-turis mancanegara biasanya berdatangan pada bulan bulan ini.
Negara yang bisa merasakan fenomena ini antara lain: Kanada, AS, Denmark (Greenland), Norwegia, Swedia, Finlandia, Rusia dan Islandia. Seperempat wilayah Finlandia berada di bagian utara lingkaran Arktik.
Di daerah Svalbard, Norwegia, kita tidak akan bisa melihat sunset alias matahari terbit mulai tanggal 19 April sampai tanggal 23 Agustus. Bayangkan ketika kalian bangun pagi ternyata langit masih gelap.
Kebalikan dari fenomena ini disebut polar night, terjadi saat musim dingin ketika matahari tetap berada di bawah horizon (ufuk) sepanjang hari. Bahkan ekstrimnya di beberapa daerah di kutub, matahari akan terus nampak selama 6 bulan.
Durasi midnight sun akan meningkat dari hari ke hari selama titik balik matahari pada musim panas di lingkaran kutub kemudian akan mencapai 6 bulan pada kutub.
Di daerah kutub itu sendiri, matahari hanya terbit dan terbenam sekali dalam setahun. Selama 6 bulan ketika matahari berada di atas ufuk, matahari akan terus bergerak di sekitar ufuk, dan mencapai ketinggian tertinggi saat titik balik matahari pada saat musim panas.
Bagi para pelancong yang mau melihat midnight sun di Norwegia, anda bisa datang ke daerah-daerah di bawah ini:
1. Longyerbyen (Spitzbergen): Apr 20 – Aug 20
2. North Cape (Nordkapp): May 14 – July 30
3. Hammerfest: May 16 – July 27
4. Tromsø/Tromso, Hausberg: May 20 – July 22
5. Narvik, Hausberg: May 25 – July 18
6. Lofoten & VesterÃ¥len: Late May – Mid July
7. Bodø/Bodo: July 4 – July

Akan datang zaman es setelah global warming!


Sudahkah Anda menyiapkan diri jika zaman es tiba-tiba menyergap anda? Sejarah menunjukkan saat global warming mencapai puncaknya, hanya dalam 72 jam bumi secara tiba-tiba menjadi dingin dan tertutup es, persis seperti digambarkan film The Day After Tomorrow.

Hukum utama dari ilmu kebumian adalah “Masa sekarang adalah kunci ke masa lalu dan masa lalu adalah kunci ke masa depan”. Hal ini dimaksudkan bahwa apa yang dialami pada masa sekarang, merupakan hasil dari proses di masa lalu.

Dan jika kita mengetahui proses apa saja yang terjadi di masa lalu yang membentuk masa kini, maka kita akan mempunyai sejumlah model berbagai proses di masa lalu yang akan membantu manusia untuk membuka kunci apa yang akan terjadi di masa depan.

Jika kita berusaha untuk menyusun, menghubungkan, dan meringkas berbagai data ilmiah, geologi, dan informasi kuno yang berkaitan dengan peristiwa masa lalu dan potensi kejadian lebih lanjut di masa depan, maka akan diperoleh gambaran yang tidak terlalu menyenangkan.

Data inti es Antartika menunjukkan bahwa zaman es terjadi kira-kira setiap 100.000 tahun dan datangnya tepat seperti jarum jam. Setiap kali akan memasuki zaman es, selalu di tandai dengan global warming, yang ketika mencapai puncak secara drastis akan membawa bumi memasuki zaman es.

Zaman es yang terakhir dimulai kurang lebih 105.000 tahun yang lalu, dengan lama sekitar 85.000 tahun. Sejak 20.000 tahun yang lalu, bumi mulai memanas dan es mulai mencair. Sisa dari zaman es masih dapat dilihat di berbagai belahan bumi, terutama di Artik dan Antartika.

Pencairan es ini disebabkan karena bumi mulai memanas secara gradual dan sejak 5 tahun terakhir begitu banyak es yang mencair. Baru-baru ini sebongkah gunung es sebesar negara Luxemburg di Antartica runtuh dan mencair.

Bukan hanya itu saja, sejak 120 tahun yang lalu, permukaan air laut juga meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa pemanaan global memang betul telah terjadi.

Namun hal yang sering diabaikan adalah kenyataan di masa lalu, di mana setiap terjadi global warming selalu diikuti dengan kembalinya zaman es. Oleh karena itu tidaklah berlebihan jika global warming yang kita alami sekarang adalah tanda dari berakhirnya zaman inter-glacial dan kita harus bersiap-siap masuk kembali ke zaman es.

Ironisnya, dunia saat ini meributkan apa yang akan terjadi dengan global warming dan berbagai protokol serta aturan dikeluarkan untuk mengantisipasi jika bumi semakin panas. Hal yang dilupakan, adalah sejarah di masa lalu selalu menunjukkan bahwa puncak dari global warming akan diikuti dengan kembalinya zaman es.

Sudahkah Anda menyiapkan diri jika zaman es tiba-tiba datang seperti pencuri di malam hari? Mengapa demikian. Sejarah menunjukkan bahwa ketika global warming mencapai puncaknya secara tiba-tiba dalam kurun waktu hanya 72 jam, bumi mendadak menjadi dingin dan es menutupi permukaan bumi, persis seperti yang digambarkan dalam film The Day After Tomorrow.

Beberapa indikasi ke arah itu sudah nampak dalam kurun waktu 3 bulan terakhir. Laut di China Selatan tiba-tiba membuat banyak kapal laut tidak berdaya karena tertutup es. Kota Perth mendadak lumpuh karena hanya dalam waktu 11 jam turun hujan es yang menghancurkan 150.000 rumah dan membuat rumah sakit di sana penuh dengan korban.

Presiden Obama pun mengatakan bahwa yang terjadi bukan armagedon tetapi snowmagedon, ketika AS mengalami badai salju yang luar biasa besar dan dingin, sehingga membatalkan perjalanannya ke luar negeri.

Jika dihubungkan dengan “tidurnya” sunspot, tidak berlebihan jika dalam 2 tahun ini kita akan melihat musim panas di Eropa dan Amerika akan menjadi lebih dingin dibanding tahun-tahun sebelumnya. Snowmagedon kelihatannya sedang bersembunyi untuk menyergap mangsanya yang sedang tidur. Bersiaplah.

Berlian diciptakan dari Abu Jasad Manusia !?



Rupanya berlian yang selama ini menjadi simbol keabadian adalah benar-benar nyata. Melalui sebuah proses khusus, akhirnya diciptakan batu berlian yang indah dari abu jasad manusia yang sudah meninggal dengan cara dikremasi. Dan ini menjadi trend baru di negara Swiss,Rusia, Spanyol, Ukraina,Amerika Serikat, Jepang dan Cina.

“Life Gem” nama yang diberikan dari berlian manusia ini,di produksi perusahaan bernama Algordanza di Swiss Timur yang gencar berpromosi menawarkan jasa mengubah abu menjadi Berlian

Dalam setiap promonya dikatakan jika pembuatan “Life Gem” amat berguna terutama bagi orang yang pindah jauh dari rumah, orang yang suka berpergian jauh, pemeliharaan tempat pemakaman menjadi sulit. Dan walaupun pembakaran semakin populer, memerlukan izin khusus pada umumnya diperlukan untuk transportasi melintasi perbatasan.

Meskipun kebanyakan “Life Gem” permintaan berasal dari keluarga setelah ada yang meninggal tapi akhir-akhir ini orang-orang mulai meminta layanan perusahan Algordanza, sebelum mereka mati. Mereka bahkan bersedia membayar terlebih dahulu.


“500 gram abu cukup untuk membuat berlian, sedangkan tubuh manusia meninggalkan kurang lebih 2,5 – 3,0 kg abu,”terang Willy, salah satu karyawan Algordanza. Untuk biaya pembuatannya menurut keterangan Willy berkisar antara 4,500 – 16,700 Euro dan ini masuk dalam kategori murah. Pasalnya biaya pemakaman di Eropa bisa mencapai 4,400 – 17,000 Euro. Setiap bulannya, perusahaan ini menerima 40 – 50 pesanan dari segala penjuru dunia, dari daratan Eropa hingga Asia.

10 Gangguan Tidur yang Menakutkan

Tidur seharusnya menjadi waktu yang damai dan rileks. Tapi bagi sebagian orang yang mengalami gangguan tidur, tidur bisa menjadi hal yang menakutkan. Apa saja gangguan tidur yang menakutkan? Berikut ini 10 gangguan tidur yang dianggap menakutkan bagi penderitanya.



http://1.bp.blogspot.com/_TcyYFLMTKnU/S-WXiaggT1I/AAAAAAAAAD8/A6PcxrM2mKE/s1600/Gangguan-Tidur.jpg


1. Gangguan Mimpi Buruk

Orang dengan gangguan mimpi buruk sering terbangun dengan keringat dingin dan kenangan buruk dalam mimpi yang mengerikan. Hal ini juga akan mengganggu kualitas hidupnya. Karena sebagian dari mereka mungkin takut untuk tidur.

Stres dan kurang tidur adalah pemicu utama mimpi buruk. Menurut American Sleep Association (ASA) beberapa obat juga dapat memicu mimpi buruk. Pada kasus yang berat, konseling atau obat penenang mungkin diperlukan untuk meredakan kecemasan yang mendasari mimpi buruk.


2. Tidur Sambil Berjalan (Sleepwalking)

Sekitar 15 persen orang dewasa kadang-kadang terbangun dan berjalan seenaknya di sekitar rumah masih dalam keadaan tidur. Pada anak-anak, jumlahnya bahkan lebih tinggi.

Sleepwalking bisa dipicu oleh stres, tidur tidak nyenyak, dan genetika. Orang yang tidur sambil berjalan dapat melakukan apa saja. Mereka mengerti arah, dapat memindahkan perabot atau membuka pintu.

Sebuah studi yang dipublikasikan pada tahun 2003 dalam jurnal Molecular Psychiatry, menemukan bahwa 19 persen orang dewasa yang berjalan dalam tidur terluka saat melakukan serangan malam mereka.

Jatuh merupakan bahaya terbesar, jadi jika Anda punya kebiasaan mengigau dan berjalan saat tidur, para ahli menyarankan Anda memindahkan kabel listrik dan jauhkan tempat tidur dari tangga


3. Teror Malam

Berteriak, meronta-ronta, panik, dan mondar-mandir adalah gejala orang yang mengalami teror malam. Tidak seperti mimpi buruk yang terjadi selama tidur, teror malam terjadi biasanya terjadi di awal malam. Hal ini biasanya terjadi pada anak-anak. Orang yang mengalami teror malam tiba-tiba akan duduk tegak, mata terbuka, meskipun sebenarnya mereka tak melakukan pandangan.

Penyebab pastinya belum diketahui. Tapi demam, tidur tidak teratur dan stres dapat memicu teror malam. Untungnya menurutnya ASA, teror malam akan berkurang seiring usia.


4. Halusinasi Mengantuk

Kita biasa melihat hal-hal aneh dalam mimpi. Tapi bagaimana jika kita melihatnya saat sedang tidak bermimpi? Ini disebut dengan hypnagogic hallucination yang terjadi selama transisi dari bangun tidur. Orang yang mengalami hypnagogic hallucination biasanya mendengar suara-suara atau melihat hal-hal aneh di kamar mereka.


5. Sindrom Kepala Meledak (Exploding Head Syndrome)

Sindrom kepala meledak tidak benar-benar meledakkan kepala. Gangguan ini terjadi selama tidur nyenyak, ketika orang tiba-tiba bangun dengan terkejut oleh suara keras dan tajam.

Tidak ada rasa sakit atau bahaya yang terjadi pada sindrom ini. Penyebab pasti sindrom kepala meledak pun belum diketahui, tapi diyakini hal ini terkait dengan penyakit serius.


6. Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Selama tidur, aktivitas dan otot-otot tubuh menjadi tidak bergerak. Ini kelumpuhan sementara, meskipun kadang-kadang kelumpuhan tetap ada bahkan setelah orang terbangun. Biasanya kelumpuhan tidur diikuti dengan halusinasi. Orang yang mengalami kelumpuhan tidur merasa ditindih dan tercekik.


7. Perilaku gangguan REM (Rapid-Eye-Movement)

Gangguan perilaku tidur REM terjadi paling sering pada orang dewasa yang lebih tua, dan dapat merupakan gejala penyakit Parkinson, gangguan neurologis degeneratif.


8. Gangguan tidur yang berhubungan dengan makanan

Orang dengan gangguan ini akan makan pada saat malam hari. Biasanya orang yang mengalami ini akan kehilangan sedikit memori di keesokan harinya. Beberapa kasus cukup membahayakan, karena mereka bisa saja menggunakan pisau atau menyalakan kompor.


9. Seksomnia

Seksomnia atau atau Sexual Behaviour in Sleep (SBS) adalah kebiasaan seksual yang terjadi ketika seseorang sedang tidur. Seksomnia dapat mengganggu (erangan seksual yang keras), berbahaya (masturbasi merugikan) atau bahkan kriminal (kekerasan seksual atau pemerkosaan).


10. Insomnia

Insomnia adalah kesulitan atau ketidakmampuan untuk tidur nyenyak. Hal ini dapat menyebabkan iritasi dan kurangnya konsentrasi pada siang hari, dan jangka panjang kurang tidur dapat benar-benar berbahaya. Kurang tidur telah dikaitkan dengan obesitas, tekanan darah tinggi dan serangan jantung, di antara gejala buruk lainnya.

11 Fakta Menarik Tentang Hujan

Seperti yang kita ketahui, Indonesia adalah negara tropis, ciri umum wilayah yang disebut tropis adalah memiliki curah hujan yang banyak. Dalam thread ini akan kita bahas tentang fenomena keunikan hujan dan fakta yang mungkin terlewatkan dari kita.
1. Rata-rata kecepatan jatuhnya air hujan hanyalah 8-10 km/jam.

2. Air jatuh ke bumi dengan kecepatan yang rendah karena titik hujan memiliki bentuk khusus yang meningkatkan efek gesekan atmosfer dan membantu hujan turun ke bumi dengan kecepat-an yang lebih rendah. Andaikan bentuk titik hujan berbeda, atau andaikan atmosfer tidak memiliki sifat gesekan (bayangkan jika hujan terjadi seperti gelembung air yang besar yang turun dari langit), bumi akan menghadapi kehancuran setiap turun hujan.

3. Ketinggian minimum awan hujan adalah 1.200 meter.

4. Efek yang ditimbulkan oleh satu tetes air hujan yang jatuh dari ketinggian tersebut sama dengan benda seberat 1 kg yang jatuh dari ketinggian 15 cm.

5. Awan hujan pun dapat ditemui pada ketinggian 10.000 meter.

6. Dalam satu detik, kira-kira 16 juta ton air menguap dari bumi.

7. Jumlah ini sama dengan jumlah air yang turun ke bumi dalam satu detik. Dalam satu tahun, diperkirakan jumlah ini akan mencapai 505×1012 ton. Air terus berputar dalam daur yang seimbang berdasarkan “takaran”.

8. Butiran air hujan berubah bentuk ratusan kali tiap detik.

9. Kalau butiran air hujan itu dibekukan akan membentuk keping kristal yg indah, tidak seperti air biasa yang di bekukan di freezer/kul_kas.

10. Setelah hujan turun, tanah, ilalang, rerumputan akan mengeluarkan bau wangi yg khas, senyawa ini dinamakan ‘petrichor’.

11. Dan fakta terakhir yang paling misterius dan mengejutkan ilmuan. Hujan memiliki kemampuan untuk menghipnotis manusia untuk me-resonansi-kan ingatan masa lalu. Dan tanpa bisa mendapatkan bukti ilmiah, para ilmuan hanya bisa menyimpulkan “Di dalam hujan, ada lagu yang hanya bisa didengar oleh mereka yg rindu”.
Dan pada titik ini, para ilmuan meyakini bahwa manusia biasanya mendapatkan inspirasi..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Wardiman's Blog

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More